Ads (728x90)

( فصل )
والسواك مستحب في كل حال إلا بعد الزوال للصائم وهو في ثلاثة مواضع أشد استحبابا: عند تغير الفم من أزم وغيره وعند القيام من النوم وعند القيام إلى الصلاة

"Bersiwak itu hukumnya sunnah dalam setiap keadaan kecuali setelah tergelincirnya matahari bagi orang yang berpuasa. Bersiwak sangat disunnahkan dalam 3 tempat yaitu; saat terjadi perubahan bau mulut karena diam terlalu lama atau yang lainnya, setelah bangun tidur dan hendak melaksanakan shalat".

Keterangan:
~ Bersiwak adalah menggosok gigi dan sekitarnya dengan menggunakan kayu atau sejenisnya untuk menghilangkan bau mulut dan yang lainnya dengan disertai niat.
 ~ Bersiwak bisa dengan menggunakan setiap benda yang keras, suci dan yang bisa menghilangkan kuningnya gigi, meskipun dengan menggunakan kain. Namun, yang paling utama adalah dengan menggunakan kayu arok. Dan lebih utama lagi kayu aroknya dibasahi dengan air.
~ Bersiwak dengan menggunakan sikat gigi yang diolesi pasta gigi juga dapat kesunnahan jika diniati bersiwak. 
~ Bersiwak disunnahkan setiap saat, tanpa dibatasi waktu dn keadaan. Kecuali bagi seorang yang sedang berpuasa (sunnah/wajib) setelah tergelincirnya matahari ke arah barat (waktu dhuhur). Karena setelah waktu tersebut bersiwak hukumnya makruh.

~ Dimakruhkannya bersiwak setelah waktu dhuhur bagi orang yang sedang berpuasa berdasarkan hadis Nabi SAW;
لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك
"Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah daripada bau minyak misik."

~ Tiga waktu yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) untuk bersiwak adalah ketika mulut bau, setelah bangun tidur dan ketika hendak melakukan sholat (fardhu/sunnah). Dalam sebuah hadis Nabi SAW bersabda;

ركعتان بسواك خير من سبعين ركعة بلا سواك
"2 roka'at dengan bersiwak lebih baik dari 70 roka'at tanpa bersiwak."

~ Diantara waktu yang sangat dianjurkan lagi untuk bersiwak adalah ketika hendak membaca Alqur'an atau hadits, ketika hendak belajar dan ketika hendak berwudhu.

~ Dalam bersiwak disunnahkan untuk berniat melakukan kesunnahan;
نويت سنة الإستياك
"Saya berniat melakukan kesunnahan bersiwak"

~ Jika bersiwak tanpa disertai niat maka tidak akan menghasilkan pahala.
~ Disunnahkan pula untuk memegang kayu siwak dengan tangan kanan. Dan posisi memegangnya dengan meletakkan jari kelingking dibawah kayunya. Sementara jari manis, jari tengah dan jari telunjuk berada di atas. Dan untuk ibu jari diletakkan dibawah ujung kayunya.
~ Bersiwakan dimulai dari mulut bagian kanan dahulu sampai ke tengah. Lalu dari bagian kiri ke tengah. Dilanjutkan dengan gigi gerahamnya dan langit-langit tenggorakan.
~ Disunnahkan untuk bersiwak (menggosok) lidah dengan posisi memanjang, bukan melintang.
~ Diantara fadhilah (keutamaan) bersiwak adalah dapat menjadikan Allah ridho, menjadikan syaitan murka, membersihkan mulut, mencerdaskan otak dan menjadikan lisan fasih.

Wallahu a'lam....

*Muhammad Shidqul Amin
(Alumni PP. An Nur Bantul, aktif sebagai guru dan pengusaha muda muslim)

Post a Comment

  1. Segera bergabung dan bermain dengan kami hanya di Saranapelangi dengan kartu yang baik untuk kemenangan anda setiap harinya.

    Saranapelangi Menyediakan :
    *7 Games 1 User ID
    *Bonus Turnover 0.3%-0.5% Dibagikan Setiap Harinya
    *Bonus Referral 20% Seumur Hidup
    *Minimal Deposit & Withdraw : 20.000

    Info Lebih Lanjut :
    - Website : saranapelangi[.]link
    - BBM : 2B47BB9C
    - Line : csnini
    - CALL (Whatsapp) : +85581508599

    ReplyDelete