Ads (728x90)

Kajian Surah Yasin
(Bagian ke-3)
 
QS.Yasin ayat 5 sd ayat 7
تنزيل العزيز الرحيم (٥)
"(sebagai wahyu) yg diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang".
Allah memiliki sifat Al-aziz, yg berarti Maha Perkasa, Yang mengalahkan dan Yang menyiksa org2 yg durhaka. Dan juga memiliki sifat Ar-Rohim, yg artinya Yang Maha pengasih, Yang menyayangi hamba-hambanya yg ta'at. Dgn demikian makna yg terkandung dlm ayat ini adlh: "Wahai Muhammad, bacakanlah Alqur'an ini kpd org2 yg ingkar sehingga mereka mendengarkan kalamu-ku, merasa takut kpdku dan mau insaf, menuju jalan yg benar. Bagi mereka yg tetap saja ingkar, maka akan mendapatkan siksa dr Allah Yang Maha Al-aziz. Sedang org2 yg percaya kpd Alqur'an dan menta'atinya maka akan mendapatkan pahala dan rahmat dr Allah Yang Maha Ar-Rohim".
لتنذر قوما ما أنذر أباؤهم فهم غافلون (٦)
"Agar engkau memberi peringatan kpd suatu kaum yg nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai".
Tujuan dr diturunkannya Alqur'an kpd Nabi Muhammad SAW adalah untuk memberi peringatan kpd orang2 arab dn selainnya (non Arab) yg lalai, yg belum mengetahui agama dan Syari'at. Karena sejak nenek moyang mereka belum pernah mendapatkan peringatan dr seorang Nabi, dikarenakan waktu itu ada senggang waktu yg Allah SWT belum mengutus seorang Nabi. Senggang waktu itu lah yg disebut zaman fatroh, zaman dimana Allah belum mengutus seorang Nabi atau menurunkan sebuah wahyu. Jika dinisbatkan kpd org Arab, berarti zaman fatroh itu antara Nabi Ismail dg Nabi Muhammad. Namun jika dinisbatkan kpd selain org orab, berarti antara Nabi Isa dg Nabi Muhammad.
لقد حق القول على أكثرهم فهم لايؤمنون (٧)
"Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman".
Melalui ayat ini Allah menegaskan bahwa telah tetap sebuah perkataan (hukuman) atas kekufuran kebanyakan mereka. Sebagaimana firman-Nya;
لأملأن جهنم من الجنة والناس اجمعين
"Sungguh, Aku akan memenuhi neraka jahannam dr golongan jin dan manusia semuanya".
Dalam arti Ayat ini menjelaskan bahwa pada dasarnya Allah SWT telah mengetahui bahwa kebanyakan mereka seperti Abu jahal, 'Utbah, Syaibah, Mughiroh dkk tdk mau beriman kepada-Nya dn Rasul-nya meskipun diberi peringatan oleh Nabi. Dr ayat ini bz disimpulkan bahwa pd hakikatnya segala sesuatu itu sudah ditetapkan Allah di Lauhil Mahfudz, termasuk keimanan dn kekufuran seseorang. Sementara adanya perintah iman itu dilihat dr sisi lahir dan ikhtiyar.
Wallahu a'lam.
.
.
Referensi:
1. Tafsir Jalalain
2. Tafsir Showi
3. Tafsir Ibnu Katsir
4. Tafsir Hamami
5. Terjemah Alqur'an.
.
.
*Pekalongan, 11 Maret 2017
#kajianrutin #ngaji #tafsiryasin #iasa #pondokannurngrukem #annur #ngrukem #pondok #bantul #pendowoharjo #sewon #yogyakarta

Post a Comment