Ads (728x90)

Ngrukem- Pondok Pesantren An Nur melakukan beragam kegiatan dalam rangka memperingati maulid Nabi SAW, Hari Lahir (Harlah), dan haul muassis PP. An Nur. Salah satunya yakni dengan mengadakan lomba antar komplek dan ada pula yang sifatnya personal. Lomba-lomba tersebut diadakan untuk memeriahkan sebelum acara puncak, Sabtu, 3 Desember 2016.
Berbagai perlombaan yang ada, baik itu ekstern maupun intern diikuti oleh para santri dengan penuh antusias. Adapun lomba yang selalu dinanti-nanti karena sangat bergengsi adalah Festival Sholawat. Bertempat di aula putra komplek pusat tepatnya gedung lantai tiga yang menjadi panggung utama. Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 17 November 2016 pukul 08.30 WIB.
Gebyar Festival Sholawat ini tidak lepas dari partisipasi semua santri PP. An Nur baik putra maupun putri. Peserta lomba sebanyak 15 kelompok yang berusaha menampilkan performence terbaiknya. Mereka tampil dalam bentuk grup yang digawangi dari berbagai kalangan, mulai dari santri tingkat pelajar, mahasiswa dan takhasus.
Tujuan dari diadakannya perlombaan ini selain untuk memperingati Maulid Nabi SAW juga untuk meningkatkan rasa cinta para santri terhadap rasul-Nya dengan cara yang baik dan kreatif. Antusias dari para santri begitu terasa bahkan sebelum lomba ini digelar. Hal tersebut dapat dilihat dari persiapan yang matang dan diikuti penampilan yang memuaskan.
Sungguh, sangat menanti penampilan dari santri-santri dalam gebyar Festival Shalawat”, ujar beberapa santri putri.
 Aturan dari perlombaan ini juga berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini, alat musik yang dipakai harus merupakan hasil kreativitas santri itu sendiri. Lantunan lagu sholawat yang merdu dan iringan musik yang unik muncul dari setiap peserta. Gemuruh keseruan penonton tidak bisa dihindari. Hampir semua santri memenuhi aula. Bahkan santri yang tida mendapat tempat, terutama santri putri. Akhirnya santri putri diberi tambahan satu ruangan lagi untuk menonton dengan fasilitas layar LCD. Selain penampilan peserta, dukungan penonton juga sangat berpengaruh dalam keberhasilan peserta. Beberapa komplek ada yang mendukung dengan membuat yel-yel. Ada pula yang membawa bendera maupun atribut lainnya.
Tarcatat dua tim peserta yang sangat menarik perhatian banyak penonton. Tentu saja, dua tim peserta itu masih tergolong kecil-kecil cabe rawit. Malam pertama perlombaan FS, delegasi komplek al Madinah berhasil mengambil perhatian penonton. Tidak hanya dukungan dari teman-teman dari komplek mereka, namun seluruh santri baik putra maupun putri. Perfomance dari komplek al Madinah ini serasa menghipnotis penonton. Tepuk tangan dan sorak-sorai paling meriah muncul saat itu. Peserta yang terdiri dari kelas VII dan VIII MTs ini sampai berhasil membuat komplek mereka dinyatakan sebagai komplek terfavorit.
Malam terakhir perlombaan FS ada aksi yang luar biasa. Aksi tersebut berasal dari komplek at Tarik. Didampingi oleh pengurus kamar (bapak kamar, red.) mereka juga mampu mengundang tepuk tangan yang meriah. Lagi-lagi kecil-kecil cabe rawit memang pantas untuk menyebut mereka. Usianya yang paling kecil telah berani naik panggung dan menunjukkan performance terbaik mereka. Peserta yang masih di level MI (Madrasah Ibtidaiyah) membuat penonton kagum. Sungguh luar biasa dan layak dirindukan.

Novianis Nur Mufidah
Mahasiswa Semester III PAI C
STIQ An Nur Bantul Yogyakarta

Post a Comment