Ads (728x90)

Kalau di madrasah terpadu MTs-MA Al Ma’had An Nur ada Masa Orientasi Siswa Baru An Nur (MOSBA), di STIQ disebut Orientasi Studi Pengenalan Kampus (OSPeK), maka di Pondok Pesantren An Nur yang menjadi tempat bernaung lembaga-lembaga tersebut ada yang namanya Forum Ta’aruf & Silaturahmi Santri Baru (FORTASI). Yup, FORTASI merupakan kegiatan pengenalan serta pemberian wawasan seputar An Nur, baik tentang profil pesantren ini sendiri, maupun segala subyek, beragam predikat, dan berbagai obyek dalam ruang lingkup PP. An Nur.
Pada tahun ajaran 2013 ini, agenda FORTASI PP. An Nur (Pi.) dilaksanakan pada Kamis-Jum’at, 19-20 September 2013. Acara yang mengangkat tema “Menumbuhkan Rasa Cinta An Nur dalam Sanubari Santri” ini diikuti oleh 180 santri baru. Kamis malam jum’at (ba’da jama’ah Isya’), acara FORTASI ini dibuka oleh Ketua PP. An Nur (Pi.), Usth. Ririn Maftuhatul Muna, dilanjutkan dengan pemutaran video dokumenter tentang Pesantren An Nur. Tepat pukul 21.30, KH. Muslim Nawawi menyampaikan tentang sejarah berdirinya An Nur.
Jum’at pagi, para santri baru beriringan menuju halaman madrasah untuk mengikuti senam pagi. tepat pukul 06.15 senam selesai, dilanjutkan dengan game membentuk kata “SANTRI AN NUR”. Para santri baru tampak riuh berlarian mengumpulkan huruf-huruf agar membentuk kata tersebut. Kelelahan terpancar, namun raut bahagia pun tak lepas dari wajah-wajah mereka. Hingga pukul 06.30 agenda di madrasah selesai, diakhiri dengan pembagian minuman susu kedelai oleh panitia kepada seluruh peserta.
Acara dilanjutkan kembali pada pukul 08.30, yakni training motivation oleh Drs. Ruba’I, M.Pd. yang merupakan salah satu dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur’an (STIQ) An Nur. Seluruh santri baru diberikan pengarahan, semangat, dan kiat- kiat sukses belajar, betah menjalani kehidupan di pondok pesantren, dan lain sebagainya. Setelah training motivation ini selesai acara dilanjutkan dengan entertain (penampilan) dari pengurus yang kemudian menampilkan pula slide kepengurusan. Sampai pada akhirnya agenda FORTASI 2013 ini ditutup dengan makan bareng ala santri (lengseran), sebuah tradisi yang turun temurun menjadi hal yang ditonjolkan dalam semangat persahabatan, persaudaraan, serta  kekeluargaan di pondok pesantren.(R_Nia) 

Post a Comment