Ads (728x90)

www.pondok-ngrukem.net- Tepatnya pada hari jum’at, 26 April 2013 bertempat di auditorium kampus Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur’an (STIQ) An Nur Ngrukem, keluarga besar Ikatan Kekeluargaan Santri An Nur Asal Sumatra dan Luar Jawa (IKSAAS) mengadakan tasyakuran Harlah IKSAAS yang ke-14. Dalam acara yang dihadiri oleh kurang lebih 130 anggota IKSAAS juga para tamu undangan dari perwakilan organisasi- organisasi daerah dalam lingkup Pondok Pesantren An Nur yakni; RTQ, MAQUFA, KHASANAH, SAKINAH ini dikemas dalam sebuah format acara yang sederhana namun tetap khidmah, dengan mengambil tema “ Besame kite merajut persaudaraan, Besame kite menuju kesuksesan”. Pada acara tersebut juga diadakan pemotongan tumpeng oleh perwakilan tiap-tiap propinsi dari anggota IKSAAS yang diawali oleh para perwakilan putra dan selanjutnya para perwakilan putri, dengan dipandu oleh Kak Erwansyah selaku dewan Pembina IKSAAS yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum IKSAAS pada periode- periode awal berdirinya organisasi daerah ini. Dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa IKSAAS adalah sebuah wadah untuk berproses. Bahwasannya IKSAAS sebagai sebuah organisasi yang mewadahi komunitas besar santri- santri An Nur asal Sumatra dan Luar Jawa, dimana menurut beliau dengan melihat fakta kesejarahan bahwa orang Sumatra dan luar Jawa seperti Sutan Sjahrir, Bung Hatta, K.H. Idham Kholid, dan masih banyak lainnya adalah orang- orang besar dalam sejarah perjuangan bangsa ini. Oleh karenanya, anggota IKSAAS seluruhnya hendaknya tetap menjaga marwah dan identitasnya sebagai santri maupun sebagai bangsa yang bermartabat di manapun dan kapanpun. Beliau juga memotivasi seluruh anggota IKSAAS agar terus menggali potensi diri, tetap menjaga dan menghidupkan IKSAAS, dan tetap menjaga loyalitas serta memberikan atensi yang besar untuk organisasi ini serta seluruh anggota yang bernaung di dalamnya.
Dalam acara ini disampaikan pula tentang rencana dan teknis pelaksanaan sima’an yang menjadi agenda rutin setiap tahun, bahwasannya untuk tahun ini diagendakan untuk pertama kalinya bertempat di Luar Jawa, yakni di kediaman wali dari salah satu anggota IKSAAS, M. Khoirul Umam, di Pringsewu, Lampung Barat.(_nd)       

Post a Comment