Ads (728x90)


Bantul (AN) – Festival Shalawat di Aula Pondok Pesantren An Nur Bantul, Senin (17/12) telah memukau 900-an santri yang menyaksikan lomba paling bergengsi tersebut. Pada lomba yang dimulai tepat pukul 20.00 WIB. dan berakhir pukul 22.30 WIB. ini, Komplek Al-Mabruk menjadi group shalawat yang pertama tampil, disusul kemudian oleh Komplek Al-Hidayah, Al-Aqsho, Ar-Raudlah, Al-Ma’wa, Al-Hikmah, As-Salam dan Al-Latifiyah.
Menurut Ketua Panitia, Ust. M. Faisal BB, Festival Shalawat ini memang menjadi lomba unggulan yang diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad, Hari Lahir (Harlah) PP. An Nur ke-36 dan Wisuda TPQ An-Nur ke-13. “Seperti tahun-tahun lalu, Festival Shalawat memang menjadi lomba unggulan. Hal ini bisa dilihat dari keseriusan para peserta yang berlatih secara maksimal dan kemudian tampil pada saat lomba dengan maksimal pula. Antusias penonton yang menyaksikan perlombaan ini pun sangat luar biasa. Jumlahnya jauh lebih banyak dari perlombaan sebelumnya,” jelasnya.
Festival Shalawat ini akan kembali diadakan pada malam jum’at (20/12) karena masih ada delapan komplek yang direncanakan tampil dan mendapat penilaian dari tim juri. Adapun tim juri terdiri dari enam santri senior, yaitu Ust. Faisal, Ust. Abdusshomad, Ust. Irfani, Ustd. Mu’alimah, Ustd. Zumrotin dan Ustd. Edo. Pemenang ditentukan dari keindahan suara dan lagu, ketepatan musik dan kekompakan, serta adab, kostum dan ketepatan waktu.
Sekretaris Panitia, Ust. Abdul Majid Jamma menuturkan, terkait kepentingan publikasi dan dokumentasi dilakukan kerjasama dengan Tim shooting Komunitas Matapena Yogyakarta yang dipimpin oleh Mahrus. “Alhamdulillah, Tim shooting dari Matapena bisa datang tepat waktu. Meski kondisi hujan, tapi teman-teman Matapena yang mengendarai dua motor berusaha untuk tetap bisa datang,” ungkapnya. (MT*87)

Post a Comment